kau caci aku setiap saat
kau intai aku setiap detik
tak lelahkah kau ikuti langkahku
tak jemu kah kau hantui hidupku
saat aku terpuruk dibawah
kau tertawa dahsyat diatas
ketika aku beranjak ke atas
kau menarik ku ke jurang
aku marah...
ku gulung celana ku
ku kencangkan langkahku
merangsek ke puncak tertinggi
tapi kau dengan ,ulut berbusah
tebarkan duri-duri fitnah
mencegatku dipersimpangan
berikan aku bekal kepalsuan
aku marah...
ku percepat mendayung perahuku
ku kerahkan seluruh tenagaku
namun, secepat itu pula kau menenggelamkanku
aku marah...
kan ku buktikan padamu
ku bahagiakan kedua orang tua ku
ku makmurkan keluarga ku
kan ku bunuh kau dengan kesuksesan ku
kan ku kubur kau dengan ambisiku
namun, sebelum semua itu
kan ku gapai tanganmu tuk bersihkan hatimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar