Jumat, 30 Mei 2014

NASKAH 3

PEMIMPIN TAUBAT

PARA PEMAIN

1.RAJA  ADIMARTA                    :

2.RADEN SANURAGA                                :

3.PATI                                                :

4.GURU                                              :

5.RAKYAT                                        :

6.RAKYAT                                        :

7.NARATOR                                    :


PROLOG

Diceritakan pada suatu keraajaan terdapat seorang raja yang sangat lah kejam serta khianat kepada rakyatnya, raja selalu menarik pajak kpd rakyat secara paksa hingga rakyat menderita, suatu ketika datanglah raden sanuraga yang berusaha menyadarkan sang raja, namun raja menolak dan terjadi konflik diantarnya,akhirnya  sang raja mengalah dan mau taubat. Serta menyerahkan kekuasaan kekerajaan kpd raden sanuraga.


DIALOG


NARATOR : “ASSLAMUA’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH”  diceritaken pada suatu keraajaan terdapat raja yang amat tamak,kikir serta khianat kepada rakyatnya. Pada suatu hari sang raja ingin menaikan pajak dari rakyatnya hingga membuat para rakyat semakin menderita. Ingin tahu kisah kelanjutanya langsung saja kita yang satu ini.


(MASUKLAH RAJA DAN PATI)
RAJA : Hahahahaha, aku adimarta sang penguasa jagad raya.... patii... kemari kau
PATI : iyah baginda raja, ada apa gerangann
RAJA : aku mempunyai sebuah rencana,
PATI : jika hamba boleh tahu. Rencana apakah itu raja...
RAJA : sekarang kan musim panen dan juga musim kawin maka kali ini aku akan menaikan pajak ...
PATI : menaikan pajak, tapi raja apakah sudah dipikirkan sebelumnya?
RAJA : ohh tentu sudah. Dan rakyat ku pasti bisa menerimanya
PATI : tapi raja, dimusim panen kali ini banyak rakyat yang gagal panen
RAJA : terus masalah buat gua, itu sih salah mereka yg kurang rajin merawat ladang mereka, pokonya aku akn tetap menaikan pajak
PATI : baiklah raja. Tapi kalau boleh tau untuk apa raja menaikan pajak?
RAJA : hahahahaha, aku akan menaikan pajak karna harta kekayaanku mulai berkurang patii, tahukah kamu kan raja juga butuh banyak uang untuk ke pergi salon, pedikyur medikyur, shopping, arisan antar raja...
PATI : ehh cucoo de boo..
RAJA : baiklah kalau begitu segeralah kau panggil rakyat untuk membayar pajak kali ini.
PATI : ya sudah pergi dulu sanah....
(PATI PUN KELUAR DAN NARATOR MASUK)

NARATOR :  ternyata sang raja tetap menaikan pajak walaupun rakyat kesusahan untuk membayarnya, dan kanaikan pajak itu sangat memberatkan rakyat, hingga nanti muncullah  raden sanuraga yang berniat membatu kesusahan rakyat. Ingin tahu kisah kelanjutannya kita langsung saja liat ke TKP

(PATI MASUK BERSAMA MEMBAWA RAKYAT)

PATI : baginda raja, ini hamba sudah membawa para rakyat untuk menghadap kpd baginda raja
RAJA : hahahahaha... kemari kau para rakyat ku sekalian
RAKYAT 1 : mohon maaf baginda, ada apa gerangan kami semua dibawa kesini?
RAJA : hahahahah, dengarlah para rakyatku, aku memanggil kalian kemari untuk memberitahukan bahwa bahwa pada kali ini kalian harus membayar pajak 2x lipat, karna aku tau ini adalah musim panen...
RAKYAT 2 : apah dua kali lipat... apakah tidak salah baginda raja..
RAJA : TIDAK... aku sudah memikirkanya, dan kalian pun pasti akan mampu membayarnya...
RAKYAT  1 :  tapi raja panen kita kali ini sangat menurun
RAJA : itu sihh DL, pokoknya kali ini juga kalian harus bayar pajaknya, cepat...
RAKYAT : baik raja....
(RAKYAT PUN MENJADI SEDIH DAN MASUK RADEN SANURAGA)
RADEN : mohon maaf kisana, saya liat kalian sungguh sedih sekali. Sebenanya ada kejadian apa kisana?
RAKYAT : sang raja menarik pajak terlalu tinggi tuan, padahal hasil panen kita sangat menurun, uang kita habis semua hanya untuk membayar pajak...
RADEN : kejam sekali raja kaliannn...., baiklah aku akan coba menegurnya
RAKYAT : tapi berhati-hati lah tuan karna sang raja sangat kejam....
RADEN : baiklah...

(RAKYAT KELUAR DAN RADEN MENEMUI RAJA)
 RADEN : mohon maaf tuan... kalau boleh saya tahu mengapa tuan mengambil pajak dari rakyat begitu besar?
RAJA : siapa kamu, lancang sekali berani bertanya seperti itu kpd aku,,,
RADEN : saya sanuraga tuan, saya hanya bermaksud menanyakan mengapa tuan raja mengambil pajak begitu besar, Padahal kan pada saat ini rakyat sedang mengalami penurunan panen...
RAJA : bukan urusan kamu, so, don’t distrub me..
RADEN : apa itu artinya...
RAJA : tonk hereyy manehh... patii... usirr orang ini dari kerajaann, dia hanya mengotori kerajaan  ku saja........
PATI : baik, siaappp raja..
RADEN : tidak perlu, aku bisa keluarr sendiriii.....

(RADEN PUN KELUAR, SETELAH ITU RAJA DAN PATI PUN KELUAR DAN MASUK LAH NARATOR)



NARATOR : setelah melihat kejadian raja yg memungut pajak secara paksa, raden sanuraga pun melaporkan kejadian itu kpd sang guru, dan sang guru akhhirnya memerintahkan raden untuk melawan sang raja. Masih penasaran dengan kisahnya kita saksikan saja yg satu ini....

(SANG GURU DAN RADEN MASUK)

RADEN : guru...
GURU : ada apa murid ku terlihatnnya kamu gelisah sekali
RADEN : begini guru, aku tadi melihat kejadian yang sangat tidak manusiawi guru..
GURU : kejadian apakah itu, maukah kau menceritakanya....
RADEN : baik guru, aku tadi melihat seorang pemimpin yg sangat kikir serta khianat kpd para rakyatnya, beliau meminta pajak dgn jumlah besar dan secara paksa.
GURU : astagfirullah... sungguh memperhatikan....
RADEN : lalu, apa yg harus aku lakukan guru, bolehkah aku berikut campur serta melawan perlakuan beliau tersebut....
GURU : hhmmm, baiklah jika memang niat mu baik untuk menolong rakyat silahkan lakukan, tapi berhati-hatilah tetap minta perlindungan kpd ALLAH SWT.
RADEN : baiklah guru atas restumu..... aku akan melaksanakan perintah guru... 
(RADEN DAN GURU KELUAR DAN RAJA, PATI MASUK)
RAJA : pati.., bagaimana apakah rakyat semuanya sudah membayar pajak
PATI : sudah baginda raja, sudah semuanya...
RAJA : hahahahahaha bagussss......
(TIBA- TIBA MASUKLAH RADEN SANURAGA)
RADEN : maaf raja sekali lagi aku meminta kau untuk mengembalikan uang para rakyat, karna uang itu adalah hak para rakyat...
RAJA : heyyyy... lancang sekali kau, berani kau sama raja...
RADEN : maaf raja, tujuan ku kemari hanya ingin menolong rakyat, tapi jika raja memaksa untuk bertarung aku siap,
RAJA : sommbongg kau anak muda,
RADEN : kau yg lebih sombong anak tua
RAJA : kau tidak takut kepadaku
RADEN : aku hanya takut kpd  ALLAH SWT.
RAJA : siapa itu ALLAH SWT. Apa dia pendekar sakti
RADEN : bukan, dia adalah penguasa yg sebenarnya, yg menguasai jagad raya ini,
RAJA : aku lah penguasa jagad raya, kalau memang dia sang penguasa coba kau tunjukan dimana dia
RADEN : ALLAH SWT. Adalah dzat yg ada dimanapun, termasuk didalam hati para umat
 RAJA : baiklah kau punya ALLAH SWT. Tapi sekarang bisakah kau melihatnya...?
RADEN : tidak,
RAJA : bisakah kau memegangnya...?
RADEN : tidak.
RAJA : oke, maka kalau begitu  kau tidak punya ALLAH SWT.
RADEN : raja,, apakah raja punya otak..?
RAJA : hahahaha, bergurau kau, ya jelass aku punya otak...
RADEN : apakah raja bisa melihat otak raja?
RAJA : tidak,
RADEN : apakah raja bisa memegang otak raja?
RAJA : tidak.
RADEN : baiklah, maka kalau begitu raja tidak punya otak...
RAJA : lancang sekali kau,   bailah kalau begitu. Patiii... lawan dia
PATI : saya tuannn...
RAJA : iya kamu dulu, baru nanti aku, buru lawan dia
PATI : baik tuan... hiyaaa jurus naga mabox..
(TERJADI PETARUNGAN ANTARA PATI DAN RADEN, PATI KALAH)
PATI : ampunnn tuan, hamba sudah tidak kuat
RAJA : ADUHH kamu ini, baiklah kalau begitu aku sendiri yg akan melawannya
(RAJA PUN KALAH DAN MENGAKU SALAH KEMUDIAN BERTAUBAT)
RAJA : hexx,heexx.. baiklah aku mengaku kalah, maafkan aku dan ampuni aku..
RADEN : jangan memohon ampun padaku, memohon ampun lah pda ALLAH SWT.
RAJA : baiklah, raden.. aku ingin bertaubat, dan kau aku pilih menjadi raja dikerajaan ini... tapi da beberapa permintaanku..
RADEN : apa itu raja,
RAJA : jika aku mati, tolong diinformasikan di toak masjid, supaya para santri tahu, dan tolong share juga ya ke facebook.
RADEN : baikalah raja
RAJA : dan satu lagi permintaanku raden,
RADEN : apa itu raja?
RAJA : dinegri INDONESIA sana , masih banyak pemimpin yg lebih parah daripada aku, mereka memang muslim tapi mereka lebih tamak,kikir,dusta dan khianat kpd rakyat baik pemimpin tertinggi maupun pemimpin terendah, tolong kau sadarkan juga mereka semua yaaa...
RADEN : INDONESIA ya raja wahh berat kayanya raja, tapi baiklah kalau begitu
RAJA : baiklah,” ayshadu alla illahaillallah wa asyha anna muhammadarasullah”

NARATOR : akhirnya raja pun meninggal dengan keadaan taubat, dan kerajaan dipimpin oleh raden sanuraga hingga rakyat pun menjadi damai sejahtra, sekianlah drama yg kami suguhkan mohon maaf jika ada salah kata dan perbuatan, insya allah bakal ketemu lagi dilain cerita, WASALAMUA’ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH......


THE END

Tidak ada komentar:

Posting Komentar