Jumat, 30 Mei 2014

NASKAH 4

Bule gila masuk desa
Cerita ini menceritakan tentang seorang perempuan yg nampaknya berasal dari luar negri menetap disebuah pedesaan kecil, ternyata kedatanganya kedesa adalah untuk mencari para perempuan desa yg akan dipekerjakan diluar negri dengan iming-iming gaji besar, banyak perempuan desa yg tertarik untuk ikut bersama clarine (nama dari bule itu) namun berbeda dengan aisyah gadis cantik nan baik yg sama sekali tidak tertarik dengan tawaran clarine, dia menganggap sibule clarine terlalu mengandai-andai dan dia juga tidak mau percaya dengan orang asing, hingga pada suatu hari ibu aisyah sakit keras dan harus segera dioperasi tapi aisyah tak punya cukup banyak uang. Datanglah clarine dengan menyodorkan sejumlah uang untuk biaya operasi ibu aisyah, sedikit ragu namun aisyah akhirnya menggunakan uang tersebut, namun mulai timbul masalah ketika aisyah tidak bisa mengganti uang tersebut dan akhirnya aisyah terpaksa menurti kemauan clarine untuk ikut bekerja keluar negri, namun sebelum keberangkatanya aisyah menceritakan semuanya kpd sang kekasihnya ikhwal, beruntung aisyah mempunyai kekasih yg amat baik sehingga berusaha membantu masalah aisyah dan singkat cerita aisyah tidak jadi berangkat keluar negri karna ternyata clarine adalah seorang agen pekerja palsu dan sebelum keberangkatanya bersama aisyah terlebih dahulu clarine ditangkap pihak kepolisian.

Pemain
1.       clarine
2.       pengawal clarine 1
3.       pengawal clarine 2
4.       aisyah
5.       ibu aisyah
6.       ikhwal
7.       teman aisyah
8.       teman aisyah
9.       teman aisyah
10.   dokter
11.   polisi 1
12.   polisi 2
13.   narrator


SIN 1

NARATOR: Didesa sukamaju kecamatan suka mundur kabupaten goal geol terdapat beberapa warga yang saling rukun, tentram, dan sejahtra serta merdeka.
Walaupun mayoritas penduduk hanya berpropesi sebagai petani tapi para warga anti galau sepanjang hari.
Namun, ketemtraman desa ini terganggu oleh kedatangan seorang bule nyasar yang datang dengan penampilan yg aneh dan logat bicara yg sulit untuk dimengerti.

SCENE 1
(masuklah clarine)

Clarine : helllooo anybody in here…, hellooo, Oh My God, it’s so quiet in here,, pengawal where are you???
(tak lama kemudian datang lah 2 orang pengawal Clarine)
Pengawal 1 : I’m sorry nyonya we are late, because tadi nyonya lempangna cepet teing jadi hese ngudag na…
Pengawal 2 : iyah nyonya you was walking very fast, lalauan atuh nyonya…
Clarine : stop, stop, please don’t mix language, and don’t speak sundanese nyonya tidak ngarti,,,
Pengawal 1 : ehh maaf nyonya khilaf…
Clarine : oke te kunanaon, hey come here I want to tell you, come here kadiee
Pengawal 1 &2 :aya naon nyonya, ada apa?
Clarine :begini, jadi saya akan membuat misi didesa ini
Pengawal 1 : misi itu apa nyonya? Sejenis makanannya…
Pengawal 2 : ohh misi itu makanan dari negri nyonya yah
Clarine : Oh My god, misi it’s not food… misi itu rencana saya…
Pengawal 1&2 : ohhhh rencana, rencana apa nyonya…
Clarine : saya akan menawarkan pekerjaan ke luar negri untuk para wanita didesa ini
Pengawal 1 : apaa, ke luar negri, saya ikut dong nyonyaa…
Pengawal 2 : iyah nyonya saya juga ikut dong,
Clarine : haduhh kalian ini rempong bingit sih, woles ae kaless nanti saya bakal ajak kok
Pengawal 1 : idichh ternyata bule gaul juga yah
Pengawal 2 : iyah neh Bule Alay kayaknya
Clarine : ehh enak aja kamu bilang saya alay, oke jangan banyak cingcong come on kita langsung cari para wanita didesa ini yg mau bekerja diluar negri,
Pengawal 1&2 : ayoo come on nyonya…
Narator: ternyata kedatangan sibule nyonya calrine adalah untuk menawarkan para wanita didesa untuk bekerja diluar negri, setelah menyebar info para wanita didesa itu pun berkumpul untuk menyimak penawaran nyonya clarine

SCENE 2
(masuklah para wanita desa untuk menyimak pengumuman dari nyonya clarine disusul oleh kedatangan nyonya clarine)

Pengawal 1 : oke, ladies… please silent, nyonya clarine akan memberi kabar gembira untuk kalian
Pengawal 2 : iyah benar, ayo disimak yah… silahkan nyonya.
Clarine : oke thank you, perhatian semuanya, kedatangan saya ke desa ini adalah untuk memberi kabar gembira pada kalian semua, bahwa saya akan menawarkan pekerjaan kpd kalian semua.
Temen aisyah 1 : pekerjaan apa nyonya?
Clarine : pekerjaannya adalah kalian semua akan bekerja keluar negri, disana kalian akan dapat gaji yg besar, fasilitas yg mewah, dan masih banyak lagi,
Temen aisyah 2 : kira-kira gajinya berapa tuh nyonya?
Clarine :the salary is big, ya around fifty million every month, you know fifty million, lima puluh juta
Temen 3 : hah 50 juta, itu kalo dibeliin beras dapet berapa karung yah,
(tiba2 aisyah bertanya agak membrontak)
Aisyah : apakah anda akan bertanggung jawab selama kita bekerja diluar negri,?
Clarine : hey, what you mean? Saya akan bertanggung jawab karna saya agen penyalur tenaga kerja resmi, are you understand?
Pengawal 1 : iyah nyonya clarine pasti akan bertanggung jawab, kalian tenang saja.
Pengawal 2 : oke pengumuman cukup, jika kalian berminat silahkan datang ke balai desa untuk didata, oke mari nyonya…
(nyonya clarine beserta pengawalnya pun pergi)
Narator : setelah mendengarkan informasi dari nyonya clarine para remaja putri didesa tergiur untuk bekerja dengan nyonya clarine karna gajinya besar, tapi berbeda dengan aisyah, aisyah memilih tetap tinggal didesa untuk menemani ibunya.

Tmn aisyah 1 : ehh, aku mau ikut kerja diluar negri akh,
Tmn aisyah 2 : iyah aku juga sama, aku pasti bakal sukses disana,
Tmn aisyah 3 : he.eh kalo kita Cuma menetap didesa kita gak akan bisa sukses. Ayo aku juga ikut
Tmn aisyah 1 : kalo kamu giman syah?
Aisyah : maaf, aku gak tertarik, aku lebih pilih tinggal didesa menemani ibuku daripada harus kerja diluar negri.
Tmn aisyah 2: tapi syah, apa kamu tidak ingin menjadi orang sukses untuk membahagiakan ibu kamu.
Aisyah : iyah aku ingin, tapi gak harus kerja keluar negri juga kan
Tmn aisyah 3 : iyah sih, tapi kalau kamu tetap tinggal didesa apa ada kesempatan untuk sukses, ini kesempatan untuk kita bekerja diluar negri dan menjadi sukses.
Aisyah : sukses itu bukan berati kita punya banyak uang, sukses bagi aku adalah, ketika aku bisa membahagiakan Ibu aku, walaupun tak dengan banyak uang, walaupun hidup sederhana didesa.
Tmn aisyah 1 : yasudah terserah kamu aja, do’ain kita aja moga kita sukses yah, ayo teman2 kita kebalai desa untuk daftar, nanti malah keburu ditutup pendaftarannya.
Tmn aiyah 2 &3 : hayooo…
(semuanya keluar)
SCENE 3
Narrator : para remaja putri didesa tertarik pada penawaran nyonya clarine untuk bekerja diluar negri namun berbeda dengan aisyah, dia sama sekali tidak tertarik dan memilih untuk tetap tinggal didesa menemani ibunya yg sudah mulai sakit-sakitan.

(masuk ibu aisyah kemudian disusul oleh aisya)
Ibu aisyah : (sambil menyapu) uhuk uhuk, mana yah neh aisyah jam segini kok belum pulang,
Aisyah : assalamu’alaikum ibu…
Ibu aisyah : wa’alaikum salam, aisyah kamu habis dari mana ajah kok jam segini baru pulang?
Aisyah : iyah maaf bu aisyah telat, tadi itu aisyah mendengarkan informasi dulu,
Ibu aisyah : informasi tentang apa,?
Aisyah : itu informasi tentang bekerja ke luar negri.
Ibu aisyah : ke luar negri, terus kamu mau bekerja keluar negri?
Aisyah : kalo temen2 aisyah sih pada tertarik bu, tapi aisyah tidak,
Ibu aisyah : kenapa kamu tidak tertarik
Aisyah : hah si ibu, kalo aisyah pergi ke luar negri lalu ibu sama siapa disini, lagian aisyah juga tidak terlalu percaya sama agen penyalurnya itu.
Ibu aisyah : agen penyalur apa maksudnya?
Aisyah : itu bu, agen penyalur itu orang yg membawa orang2 disini untuk dikirim kesana, tadi sih kalo gak salah nama penyalurnya nyonya clarine
Ibu aisyah : ohhh, tapi kamu gak boleh su’uzon gitu sama orang lain.
Aisyah : iyah ibu, tapi kan kita juga jangan langsung percaya gitu aja sama orang asing, apa lagi gak jelas asal usulnya,
Ibu aisyah : iyah bener juga kamu
(tiba-tiba ikhwal pacar aisyah datang bertamu)
Ikhwal : assalamu’alaikum,
Aisyah & ibu aisyah : wa’alaikumussalam…
Ibu aisyah : eh ikhwal, main yah,?
Ikhwal : iyah bu tadi kebetulan lewat depan rumah jadi sekalian mampir,
Ibu aisyah : kebetulan apa kebetulan?
Ikhwal : (kebingungan dan pasang muka malu)
Aisyah : ibu apaan sih, kok nanyanya gitu banget
Ibu aisyah : (tertawa kecil) gak kenapa2 kok, yasudah ibu masuk kedalem dulu yah, mari nak ikhwal…
Ikhwal : mari silahkan bu…
Aisyah : hey jelek, kamu mau ngapain kesini?
Ikhwal : jeuh pesexx, aku Cuma mau mampir aja memangnya gak boleh yah?
Aisyah : jeuh siapa lagi yg pesek?
Ikhwal : kamu hehehehe, eh katanya lagi pada rame mau kerja keluar negri yah?
Aisyah : iyah, kok kamu tau ikh?
Ikhwal : iyah tadi aku dikasih tau sama pak lurah,
Aisyah : hhmm percaya deh sama yg anaknya pak lurah,
Ikhwal : hhhmm, terus kamu gimana ikut gak?
Aisyah : ikut kemana?
Ikhwal : yah ikut kerja keluar negri lah,
Aisyah : aku, gak tertarik tuh, lagian kalo aku pergi nanti ibu siapa yg nemenin, aku gak mau ibu kenapa napa.
Ikhwal : alhamdulilah… bagus atuh kalo gitu, jadi aku disini juga gak bakal kehilangan kamu.
Aisyah : icchh apa sih kamu ikh, ke geeran banget,
Ikhwal : yah gapapa, donk weww…
(mereka berdua tertawa bahagia, tapi tiba2 ibu aisyah membawa air untuk ikhwal, setelah itu ibu terjatuh dan membuat panik aisyah dan ikhwal)
Ibu aisyah : ini ikhwal ibu buatin teh kesukaan kamu.
Ikhwal : iyah bu, maaf merepotkan.
Ibu aisyah : iyah gak papa, uhuk uhuk uhuk,
Aisyah : ibu, ibu gak kenapa napa?
Ibu aisyah : gak papa kok, (tiba2 terjatuh)
Aisyah : ibu….
Ikhwal : kenapa ini, yasudah tunggu yah aku panggil ibu dokter dulu
Aisyah : iyah, cepat yah ikh
Narrator : ikhwal pun berlari untuk mencari dokter, sedangkan aisyah menunggu ibunya dengan perasaan harap harap cemas, tak lama kemudian ikhwal datang membawa dokter yg sedang bertugas didesa.
(ikhwal kembali dengan membawa dokter)
Aisyah : dokter, tolong ibu saya dok…,
Dokter : sabar ya, biar saya periksa dulu (dokter mencoba memeriksa ibu aisyah)
Aisyah :bagaimana dok keadaan ibu saya?
Dokter : nampaknya ibu kamu sudah mengidap penyakit kanker, tapi masih stadium ringan jadi untuk mengantisipasinya tiada jalan lagi selain operasi.
Aisyah : apa, operasi dok?
Dokter : iyah, dan itu membutuhkan biaya yg cukup besar
Aisyah : ya allah, apakah hamba mu ini bisa mencari uang untuk biaya operasi ibu.
Ikhwal : yg sabar yah, aku akan coba bantu untuk masalah ini.
Aisyah : tidak ikh, aku sudah banyak merepotkan kamu, aku akan berusaha cari uang sendiri untuk biaya pengobatan ibu.
Dokter : yasudah kalau begitu, saya pamit pulang dulu masih banyak pasien yg menunggu saya,
Ikhwal : mari bu dokter saya antar… syah aku sekalian pamit pulang yah, semoga ibu cepat sembuh
Aisyah : iyah terima kasih, hati-hati dijalan.

Narrator :aisyah kebingungan mencari uang untuk biaya operasi ibunya, sempat terpikir dibenak aisyah untuk ikut mendaftar menjadi pekerja diluar negri bersama nyonya clarine. Disaat aisya sedang merenung tiba-tiba saja nyonya clarine datang dengan para pengawalnya.

(aisyah duduk sendiri, disusul nyonya clarine dan pengawalnya)
Aisyah :ya allah aku harus mencari uang kemana untuk biaya operasi ibu.
Clarine : hellooo… how are you aisyah,? Kenapa kamu tidak ikut mendaftar untuk bekerja keluar negri bersama saya,
Aisyah : maaf nyonya saya tidak tertarik,
Clarine : tapi bukankah kamu membutuhkan banyak uang kan untuk biaya operasi your mother right?
Aisyah : kok nyonya tahu sihh,, iyah saya butuh uang untuk biaya operasi ibu saya.
Clarine : hahahaa, apa hal yg tidak saya ketahui, I know all hahaha. Oke kalau begitu kenapa kamu tidak ikut join sama saya?
Aisyah : bagaimana yah, yasudah saya ikut lah, saya sangat butuh biaya untu operasi ibu.
Clarine : oke nice… pengawal catat datanya, oya besok keberangkatanya dan kamu siap-siap yah.
Aisyah : hah besok nyonya, hhmm baiklah…
Clarine : allright, kalau begitu saya pulang dulu yah,

Narator : akhirnya aisyah memutuskan untuk bekerja keluar negri bersama nyonya clarine dan sesaat setelah nyonya clarine pergi ikhwal datang menghampiri aisyah yg sedang galau.
(ikhwal datang menghampiri aisyah)
Ikhwal : asslamu’alaikum syah…
Aisyah : wa’alaikumussalam ikh…
Ikhwal : bagaimana keadaan ibu, apakah sudah membaik?
Aisyah : alhamdulilah sudah tapi harus secepatnya dioperasi agar kanker yg dideritanya tidak menjalar ke bagian tubuh yg lain.
Ikhwal : yasudah, kamu berdo’a aja yah.
Aisyah : iyah, tapi do’a aja gak cukup, aku gak cukup, aku harus berusaha cari uang untuk biaya operasi ibu.
Ikhwal : lalu, kamu mau cari uang kemana?
Aisyah : maafin aku sebelumnya, tapi ini untuk kesembuhan ibu. Aku memutuskan untuk bekerja keluar negri bersama nyonya clarine.Dan besok kita semua berangkat.
Ikhwal : apa kamu sudah memikirkan semuanya
Aisyah : sudah ikh,
Ikhwal : tapi,…
Aisyah : (memegang tangan ikhwal) percaya sama aku ikh, aku akan selalu ada untuk kamu,
Ikhwal : baiklah kalau memang itu keputusan kamu, aku akan tetap menuggumu disini

Narrator : kedua insan yg sedang bersedih karna akan berpisah ini sangat mengharukan, (mengusap air mata) ehh maaf, selanjutnya keesokan harinya para remaja putri yg akan pergi bekerja keluar negri akhirnya berkumpul dan bersiap-siap berangkat tak terkecuali aisyah yg ditemani ibunya, dia pamit serta meminta do’a restu dari sang ibu tercinta, yeah sedih lagi aja kayaknya nih…
(nyonya clarine dan pengawalnya, teman2 aisyah, aisyah serta ibunya berkumpul untuk siap2 berangkat)
Pengawal 1 : perhatian2 semuanya silahkan dipersiapkan barang2nya
Pengawal 2 : iyah, sebentar lagi kita akan berangkat… bukan begitu kan nyonya?
Clarine : that’s right, we will go… oke are u ready ladies?
Aisyah : nyonya saya minta waktu sebentar untuk pamit kpd ibu saya.
Clarine : oke silahkan…
(aisyah menghampiri ibunya lalu memeluknya)
Aisyah : ibu… maafkan aisyah harus meninggalkan ibu, ibu baik2 disini yah.
Ibu aisyah : iyah nak, ibu akan baik2 ajah disini, kamu jaga diri kamu disana yah
Aisyah : iyah bu, do’ain aku bu supaya aku baik2 saja disana nanti.
Ibu aisyah : iyah, ibu akan selalu mendo’akan kamu.
(mereka berdua menangis, begitu juga dengan para pengawal clarine)

Clarine : hey don’t cry, please (sambil mencoba menahan dan menghapus air mata)
Pengawal 1 : habisnya sedih banget nyonya…
Pengawal 2 : iyah nyonya, ceritanya uda kaya difilm2 sineron…
Clarine : stop… aisyah stop, come on. We must go away now.
Aisyah : iyah nyonya, mari
(ketika semuanya hendak berangkat tiba-tiba ikhwal datang dengan membawa polisi)

Ikhwal : tunggu… jangan bawa pergi aisyah, ini pak dia orangnya silahkan tangkap
Clarine : hey what do you do?
Aisyah : ikh.. ada apa ini, tolong jelaskan kepada kami.
Ikhwal : biar pak polisi saja yg menjelaskan, silahkan pak,
Pak polisi : oke terimakasih, saudara-saudara kalian, saya datang kemari bertujuan untuk menangkap ibu clarine alias nyonya clarine, karna nyonya clarine ini merupakan agen penyalur tenaga kerja gadungan, dan kami sudah lama mencarinya.
Aisyah : apa gadungan,
Pak polisi : iyah, beruntungnya nak ikhwal melapor kpd kami sehingga kami bisa menangkap nyonya clarine ini sebelum keberangkatanya ke luar negri.
Aisyah : ikh… terima kasih banyak yah..
Ikhwal : iyah sama-sama syah, dan satu lagi untuk biaya operasi ibu kamu, aku udah bicara sama ayahku dan katanya biar pihak pemerintah yg membiayainya, jadi kamu gak usah repot2 cari uang.
Aisyah : alhamdulilah, terima kasih banyak yah ikhh…
Ikhwal : iya sama-sama pesecxx…
Aisyah : jeuhh jelexxx,
Ikhwal : jelex jelex juga tapi kamu suka kan,
Aisyah : huhh pede kamu …

Narrator : dan akhirnya terbongkarlah siapa sebenarnya nyonya clarine itu,  ternyata nyonya clarine itu seorang agen tenaga kerja gadungan, ini peringatan untuk kita semua terutama kaum hawa berhati-hati lah pada orang asing atau orang yg baru saja kalian kenal yg menawarkan pekerjaan dengan iming-iming gaji besar, siapa tahu orang tersebut seperti nyonya clarine. Jadi waspadalah waspadalah. . . . !!!!
                                                                                                        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar